Raja Salman Datang, TMC Imbau Masyarakat DKI Antisipasi Kemacetan

Salah satu poster yang dibwa oleh penyambut Raja Salman (Foto: vivanews.co.id)
_

Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau kepada warga DKI Jakarta mengatur perjalanannya secara lebih awal untuk mengantisipasi kemacetan sebagai dampak dari pengaturan ulang lalu lintas selama kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud dari tanggal bersama 1.500 delegasinya pada 1-3 Maret 2017.

Keterangan pers TMC Polda Metro Jaya , Selasa (28/2/2017)TMC menjelaskan, tempat-tempat acara yang akan dikunjungi antara lain, Istana Bogor, Masjid Istiqlal, Gedung DPR dan beberapa tempat sekitaran Kuningan, Menteng yang belum dikonfirmasikan.

Rombongan delegasi akan mulai berdatangan di Bandara Halim Perdanakusuma pada Selasa, 28 Februari 2017. Rombongan kerajaan dan delegasi akan menggunakan beberapa hotel di sekitar kedutaan besar Saudi Arabia di Kuningan, antara lain, Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Hotel JW Marriott, dan Hotel Raffles.

Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan mulai meningkatkan jumlah personil pengamanannya di titik-titik strategis sekitaran, Halim Perdanakusuma, Jalur Jagorawi sampai Bogor Kota, MT. Haryono, Gatot Soebroto, Kuningan, Semanggi, Sudirman, Thamrin, Medan Merdeka Selatan-Barat-Utara-Timur, Lapangan Banteng, Juanda, dan Pasar Baru.

Hari ini, sebagian delegasi sudah tiba di Indonesia via Bandara Halim Perdanakusumah sebanyak 400 orang yang diangkut 4 penerbangan Saudi Airlines secara bertahap. Mereka sudah tiba tiba pukul 09.00 WIB, disusul sore hari dan dini hari dan langsung menuju Hotel Raffles setelah mendarat.

Dalam kunjungan orang nomor satu di negeri Al Jazeera ini, diperkirakan akan ada iring-iringan mobil sekitar 400 unit. Saat ini, diketahui sudah ada 360 unit mobil yang disewa delegasi Arab Saudi terpakir di Parkir Timur Senayan.

Seperti diketaahui, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi dipastikan akan berkunjung ke Indonesia pada 1 – 9 Maret 2017 mendatang, akan membahas beberapa hal.

Mulai dari perjanjian kerja sama investasi, kerja sama tenaga kerja, terkait penambahan kuota haji hingga membicarakan peran Indonesia dan Arab Saudi dalam meredakan ketegangan konflik di negara-negara Muslim.

Share This: