Rapat Paripurna DPD Ricuh!

Kericuhan terjadi dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Daerah di Gedung Nusantara V, Senin (3/4) siang. Foto: HW
_

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang diaksanakan di Ruang Nusantara V Gedung Parlemen di Senayan, Senin (3/4) berlangsung ricuh. Hujan interupsi berlangsung dari hampir setiap anggota terkait agenda RP yang akan dilaksanakan.

Kericuhan di Rapat Paripurna DPD, Senin (3/4) – Foto: HW

Dalam sidang yang dipimpin ole GKR Hemas dan M Farouk itu mulai memanas ketika anggota DPD meminta agar sebelum rapat dimulai, disepakatu dulu agenda RP yang sudah disepakati sehari sebelumnya, yang isinya antara lain memilih Pimpinan DPD yang baru.
Namun anggota lain menolak karena menginginkan agar RP dilanjutkan, mengingat ada perbaikan putusan MA (renvoi) terkait putusan sebelumnya yang salah ketik. Perdebatan memanas, karena kedua kubu mempertahankan argumennya masing-masing.

Tidak cukup sampai di situ, beberapa anggota yang berbeda pendapat sama-sama merangsek ke depan, dan berdebat dengan keras. Buntutnya nyaris terjadi bentrok fisik. Peugas keamanan yang berada di ruang sidang nampak kewalahan untuk melerai.

Pimpinan Rapat Paripurna GKR Hemas dan Farouk Muhammad mendengarkan protes salah seorag anggota DPD, dalam Rapat Paripurna DPD, Senin (3/4) – Foto: HW

Setelah perdebatan panjang, pimpinan sidang akhirnya mengijinkan pembacaan agenda sidang yang telah disepakati sehari sebelumnya. Agenda lalu dibacakan oleh Sekjen DPD Prof. Dr Hardjono Hardjosoekarto. Peserta sidang setuju.

Tapi setelah agenda yang dibuat sehari sebelumnya dibacakan, sebagian peserta sidang mengatakan pimpinan sidang sudah tidak sah, dan harus digantikan sementara.

Pimpinan Sidang GKR Hemas sedianya akan membacakan Tata Tertib persidangan hari ini. Selain itu Sekjen akan dibacakan renvoi (perbaikan) Putusan MA terkait permohonan perubahan jabatan Pimpinan DPD. Seperti diketahui putusan MA No.1/2016 dan Revisi Tata Tertib DPD No.1/2017, telah membatalkan putusan No.38P/Hum/2016 dan Nomor 20P/Hum/2017.

Namun perdebatan antara agenda yang akan dilaksanakan hari ini dan agenda yang telah dibuat sehari sebelumnya, terus berlanjut. Sampai tulisan ini diturunkan, perdebatan masih berlangsung, setelah sidang dibuka pada pukul.13.00 WIB.

Share This: