Sebagai Saksi, Anggota DPR-RI Komisi IV Hari Ini Dijadwalkan dipanggil KPK

Gedung KPK, foto ilustrasi/ Isra Berlian
_

Anggota DPR RI, Komisi IV fraksi Gerindra, Budi Heriyadi, hari ini dijadwalkan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi atas kasus korupsi terkait rencana proyek pembangunan pasar atas baru Cimahi tahap II, 2017.

“Yang bersangkutan hari ini dijadwalkan diperiksa sebagai saksi atas tersangka Walikota Cimahi, Atty Suharti (AST),” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (20/2/2017).

KPK menetapkan Wali Kota Cimahi Atty Suharti Tochija bersama suaminya, M Itoch Tochija, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pemulusan ijon proyek pembangunan tahap II Pasar Atas Baru Cimahi, Jawa Barat.

KPK menduga keduanya menerima suap Rp 500 juta dari dua pengusaha yang juga sudah jadi tersangka kasus ini, yakni Triswara Dhani Brata dan Hendriza Soleh Gunadi.‎

Adapun, Atty dan suaminya dijanjikan Rp 6 miliar oleh kedua pengusaha itu jika berhasil memuluskan proyek senilai Rp 57 miliar, yang diketahui baru akan dibangun pada 2017.

Penetapan tersangka ini merupakan hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan Satgas KPK pada Kamis 1 Desember 2016 malam. Sejumlah orang ditangkap oleh KPK dalam OTT tersebut.

Oleh KPK, Atty dan Itoch sebagai penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara itu, kepada Triswara dan Hendriza selaku pemberi suap, KPK menyangkakan Pasal 5 ayat 1 dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Share This: