Siswaya: Batik itu Seni, Seni itu Mahal

Selain Pembuatan Kain Batik, Batik Bogor juga Memproduksi Produk lainya, seperti Pot, Tas, Aksesoris dll (Foto By : Reza Hardiyani)
_

Semakin berkembangnya usaha Batik Bogor ini menimbulkan ide-ide cemerlang dari tim kreatif Batik Bogor, yaitu dengan membuat 5 divisi usaha, yakni pertama LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) untuk menampung pengunjung, masyarakat dan sekolah yang datang ke Outlet Batik Bogor dan ingin belajar untuk membatik maka disediakan ruang khusus untuk bisa belajar membatik. Bahkan, proses pelatihan ini sudah bisa sampai mendirikan usahanya sendiri lagi. Lalu yang kedua diadakan Workhsop, orang yang telah mengikuti LKP bisa langsung mempraktekkan sendiri di Batik Bogor. Selanjutnya adalah penjahitan, untuk tamu-tamu yang berdatangan dan tertarik untuk langsung membeli batik bogor bisa langsung dilakukan proses fitting pengukuran badan agar bisa pas di badan.

Penjahitan sendiri dapat dilakukan dengan menjahit celana, jaket, aksesorism dll “jadi tamu-tamu yang datang kurus atau gemuk bisa langsung diukur disini” Ungkap Siswaya. Untuk Penjahit Batik Bogor sendiri adalah Pak Sirojudin adalah penjahit senior untuk wanita. Divisi usaha selanjutnya adalah pemanfaatan kain perca yakni kain sisa membatik yang sobek tidak terpakai dimanfaatkan ulang oleh tim kreatif. “Kreatif kami memberikan ide untuk membuat kain-kain yang tidak terpakai untuk bisa dimanfaatkan ulang dengan membuat mozaik, seperti vas bunga, helm, aksesoris” ungkap Siswaya. Untuk mozaik sendiri sudah didaftarkan haknya dan berkat kreasi perca ini telah mendapatkan penghargaan dari gubernur Jawa Barat Bapak Ahmad Heryawan. Untuk Usaha yang terakhir adalah dengan membuka showroom, pameran yang sering dilaksanakan di outlet Batik Bogor langsung. “Biasanya penjahit-penjahit hanya cukup dengan menjahit saja, berbeda dengan kami yang mengolah itu semua lalu dipamerkan di outlet sendiri” Ungkap Bapak dua anak ini.

Keunggulan Batik Bogor
Desainnya pasti tidak sama dengan batik lain, ketika seorang kolektor mencari Batik Bogor dengan keunggulan motif. Warnanya bervariasi dengan warna ungu sebagai simbol warna ningrat yang khasnya dari Batik Bogor, walaupun dikembangkan berwarna-warna. Beda dari yang lain, “Ketika orang mau memakai baju yang tidak ingin disamai dengan orang kami siap untuk mengerjakan”

Selain itu, keunggulan Batik Bogor juga patut diacungi jempol dalam kancah internasional. Walaupun dibilang masih baru, Batik Bogor pernah ditunjuk beberapa kali dalam mengikuti pameran mewakili ke negara-negara tetangga, seperti malaysia, singapura dan thailand. Bahkan prestasi yang paling menggembirakan, dengan menjadi wakil Indonesia dalam kerjasama desainer muda selama 1 tahun, “desainer Jepang datang langsung ke Indonesia, dan pun kita kesana” ujar Siswaya. Kerjasama yang dilakukan pada Tahun 2013 ini adalah kerjasama yang dilakukan untuk pameran dan juga fashion show di Tokyo, Jepang.

Untuk range harga ada batik tulis, batik cap, kombinasi batik tulis dan batik cap namun sesuai dengan amanat walikota saat itu pak Diani Budiarto “Pak, batiknya jangan mahal-mahal nanti ga ada yang beli” ungkapnya. Saat itu Pak Siswaya hanya diam, karena untuk batik tulis dan celup ataupun kombinasi itu tidak bisa diperoleh dengan harga Rp 100.000, namun ada juga yang menambahkan pada saat itu “Pak Wali, Batik itu karya seni, jadi siapapun yang suka yah pasti akan membeli walau mahal”. Pertimbangan itu yang membuat Pak Siswaya untuk berinovasi dengan mendirikan batik printing yang pada awalnya dijual dengan harga Rp 60.000. Pada Tahun 2016 sendiri harga batik printing sudah mencapai Rp 100.000 jadi untuk harga Batik Bogor Tradisiku ini bervariasi mulai dari Rp 100.000-7.500.000.

Share This: