Siswaya: Pelestari Budaya Kesenian Batik Bogor

Siswaya Pemilik Batik Bogor (Reza Hardiyani)
_

“Dimana Bumi dipijak disitu langit dijunjung” kata mutiara itu yang menjadi motivasi Pak Siswaya dalam membangun Usaha Batik Bogor Tradisiku. “Saya bukan asli dari Bogor, saya lahir di Yogyakarta dan sudah menetap 25 tahun hidup di Kota Bogor”. Ungkapnya. Selama 25 tahun itu, ia merasa belum memberikan apa-apa untuk kota Bogor, hal itu yang membuatnya berfikir untuk membuat karya dan ingin mengharumkan kota bogor melalui karyanya yaitu batik Bogor. Walaupun, bukan pewaris batik dan tidak ada keturunan pengrajin batik, serta bukan asli dari Kota Bogor namun dengan diiringi usaha dan doa yang kuat Batik Bogor Tradisiku dapat berkembang dengan pesat dan sudah dikenal hingga ke seluruh penjuru Indonesia.

Batik Bogor Tradisiku berdiri pada 13 januari 2008 atas pemikiran Siswaya. Kemudian, dilauncing oleh Walikota Bogor pada saat itu Bapak Diani Budiarto tanggal 4 juni 2009 dan mulai diperkenalkan kepada masyarakat Kota Bogor. “Saya bukan followers, saya bukan ikut-ikutan, saya murni ingin memberikan karya yang terbaik untuk Kota Bogor” ungkap Siswaya. Kegigihan Siswaya dalam mengharumkan karya dari kain ini pun sudah banyak mendapatkan penghargaan baik dari Walikota, Gubernur, Kementrian hingga Presiden. Salah satunya adalah kunjungan langsung Bu Ani Yudhoyono yang datang melihat langsung ke Outlet Batik Bogor Tradisiku.

Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.

“Saya ini adalah pelestari budaya kalo bisnis mengikuti, tapi uang bukan segala-galanya bagi saya. Saya rasa setelah saya melestarikan budaya ini enak, ilmu saya diserap oleh orang, orang yang dulunya ga punya usaha batik tapi sekarang punya setelah mengikuti pelatihan. Akhirnya berkah dari saya melestarikan budaya bisnis juga ikut mengikuti dari belakang”. Jelas Siswaya Pemilik Usaha Batik Bogor.

Share This: