Siswi SMP ini Warisi Olahraga Memanah dari Kedua Orangtuanya

_

Berawal dari kedua orangtuanya yang sama-sama atlet pemanah. Gading Pratiwi tekuni olahraga memanah agar kelak bisa seperti orangtuanya. “Mamah tuh pengen punya keturunan biar anaknya pemanah juga, kebetulan kakak gamau yaudah aku coba dan suka sampai saat ini.” Ungkapnya.

Bergabung dengan club Pajajaran Archery Club Bogor sejak kelas 8 SMP. Gading yang merupakan Siswi Kelas 9, saat ini sedang menempuh pendidikan di SMPN 18 Kota Bogor.

Sejauh ini, Gading sudah mengikuti tiga event dari mulai ia menggeluti olahraga memanah. “Perlombaan mulai dari pertama Festival Merah Putih, Jakarta Open Archery Championship, dan terakhir yang diselenggarakan kemarin Bogor Open Archery Championship.” Walaupun dari hasil keseluruhan masih belum bisa meraih juara. Gading tetap optimis untuk terus maju dan tetap belajar lagi agar bisa menjadi atlet pemanah seperti kedua orangtuanya.

Ia juga bercerita tentang pengalamanya mengikuti lomba Bogor Open Archery yang baru berlangsung minggu kemarin. “Waktu kemarin di lomba Bogor Open Archery Championship di seri ke- 3 penembakan, lims busur Gading sempat patah, ibu Gading yg saat itu di belakang Gading juga sempat panik, tapi untung nya masih bisa diperbaiki, karna busurnya rusak, Gading ketinggalan 1 seri, akhirnya ada penembakan tambahan buat Gading, bagi Gading sendiri itu pertama kalinyya nembak sendiri di liatin orang banyak, karna peserta dari lombanya pun se- Indonesia,” dan engan mendapatkan asil akhir score 309.

Ia juga mengungkapkan banyak hal yang bisa ia dapatkan untuk bisa selama mengikut club memanah. “Kadang banyak yang merendahkan olahraga ini, padahal kan olahraga ini ga segampang yang mereka pikir.”

Gadis SMP ini juga menginginkan suatu hari nanti, bisa menjadi perwakilan Indonesia di ajang PON, Asean Games dan Olimpiade untuk atlet pemanah. “Pengen banget bisa kesana, dan juga semoga pemerintah juga harus bisa kasih fasilitas lebih buat atlet pemanah agar lebih baik kedepeanya.”

Share This: