Tak Ada Satu Rupiah Pun Anggaran TVRI Dicoret!

Dirut TVRI Helmy Yahya (memegang buku laporan keuangan) diapit oleh Ketua Komisi I DPR RI dan Ketua BPK. (Foto: HW)
_

Untuk pertama kalinya Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari audit keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2019.

Berkat raihan predikat opini WTP,  Komisi I DPR RI menaikkan anggaran Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI sebesar Rp 224 miliar. Sebelumnya, anggaran LPP TVRI hanya mendapat dana Rp 950 miliar.

“Kenaikan dana sekarang Rp 224 miliar, jadi total anggarannya Rp 1,3 triliun setelah laporan keuangan LPP TVRI sudah dinyatakan WTP,” kata Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari saat syukuran dalam rangka perolehan Opini WTP LPP TVRI.

Anggota III BPK Achsanul Qosasi mengatakan, apresiasi tinggi perlu diberikan kepada TVRI. Sebagai lembaga negara yang bergerak di bidang penyiaran, TVRI mampu meraih prestasi yang prestisius. Kendati demikian dia menjabarkan, terdapat beberapa catatan yang diberikan BPK yang perlu dibenahi TVRI.

“Terdapat beberapa catatan dari kami, dan ini harus ditindaklanjuti oleh TVRI untuk peningkatan ke depannya,” kata Achsanul, saat tasyakuran atas raihan WTP dan di Lobby GTO TVRI Senayan  Jakarta Pusat Senin 17 Juni 2019.

Sementara Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya mengucapkan syukur atas raihan prestasi yang membanggakan dari BPK. “Alhamdulillah untuk pertamakalinya TVRI mendapat WTP dalam masa diperiksa BPK. Kami  berterima kasih atas peran serta dari seluruh stasiun daerah maupun berbagai pihak. Termasuk Komisi I sehingga TVRI mencapai Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan LPP TVRI Tahun 2018,” ujar Helmy.

Helmy menegaskan untuk mencapai WTP bukan perkara gampang. Karena sebumnya hattrick (selama 3  tahun berturut-turut) pada Tahun 2014 s.d. 2016 Laporan Keuangan LPP TVRI memperoleh opini disclaimer (Tidak Memberikan Pendapat), kemudian meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada Tahun 2017, akhirnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Laporan Keuangan LPP TVRI Tahun 2018.

Opini BPK atas Laporan Keuangan tertinggi (WTP) kepada LPP TVRI pada tahun 2019 ini, sebuah hasil perjuangan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas, Direksi dan seluruh karyawan baik di Pusat maupun di daerah dalam memperbaiki tata kelola keuangan khususnya. penataan aset dan pertanggungjawaban serta pelaporan keuangan.

Presidat Opini WTP diserahkan langsung oleh Ketua BPK  Moermahadi Soerja Djanegara yang disaksikan oleh Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. Menurut Almasyhari, tidak ada satu rupiahpun pengajuan anggaran TVRI yang dicoret oleh DPR.

“Kita melihat anggaran untuk TVRI saat ini sangat kurang, oleh karena itu kita tambah 224 milyar rupiah. Memang masih kurang, seharusnya anggaran TVRI itu 3 atau 4 trilyun, tetapi karena keterbatasan anggaran negara, tambahan itu sudah cukuplah.  Jangan dilihat 224 milyarnya, tapi jumlah seluruhnya yang menjadi 1,2 trilyun. Kita harap dengan penambahan anggaran itu, TVRI akan memberi contoh kepada televisi lain,” kata Almasyhari.

 

 

 

 

 

 

 

 

Share This: