Usia 90 Tahun, Sukarna Terus Berkarya

Bapak Sukarna, Pelestari Budaya Kesenian Gong (Foto By : Reza Hardiyani)
_

Usianya sudah sangat tua: 90 tahun. Namun kegigihan dan keuletannya di usia sudah sepuh itu sungguh menggagumkan.

Itulah yang dilakukan oleh Sukarna bin Jufri, lelaki gaek dari Kampung Pancasan, Bogor. Meski kulit tubuhnya sudah diliputi kerutan, Jufri masih tetap bekerja untuk
melestarikan usaha alat musik tradisional “gong”. Jufri adalah generasi ke 6 yang telah bertahan selama 370 tahun dalam melestarikan dan menjaga usaha pembuatan Gong milik pendahulunya.

Pembuatan Gong ini merupakan, satu-satunya Kerajinan Gong di Jawa Barat. Pabrik pembuatan “Gong” yang bisa kita temui di Gong FACTORY BOGOR, bertempat alamat Gong Bogor adalah Jl. Pancasan RT 02/03 Kampung Pancasan, Kelurahan Pasirjaya. Di tempat itu pembeli bisa melihat langsung proses pembuatan dan membeli gong yang telah dibuat, langsung ditempat.

Kakek Sukarna adalah pemilik kerajinan Gong itu. Sampai saat ini bengkel dan pembuatanya masih masih berjalan sama seperti sejak pertama dibangun.

“Generasi ke 5 sudah pada meninggal, jadi pekerja saat ini adalah angkatan baru” Ungkapnya saat ditemui pada 14/02/17.

Bengkel pembuatan gong ini adalah satusatunya yang ada di jawa barat. Sebelumnya, ada beberapa bengkel gong yang ada di Cikarang dan Cibinong namun sekarang sudah tutup.Setiap pekerja belajar dari satu orang ke orang lain yang sudah bisa.

Harga gong atau gamelan yang dibuatnya beragam, tergantung pada ukurannya. Gong terkecil dengan berat 3 kg dijual Rp 900.000, dan ukuran sedang seberat 7 Kg dijual Rp 2 juta. Sedangkan gong berukuran besar seberat 10 kg dijual Rp 3 juta, dan yang sangat besar (20 kg) dijual Rp 6 juta.

Share This: