“The Promise” Ngalah, Karena Ada Tiga Film Memakai Judul Promise.

Para pemain dan sutradara "The Promise" usai pemutaran trailer film tersebut di Jakarta, Rabu (25/1) - Foto: HW
_

 

Judul bukan obyek yang masuk ke dalam hak cipta. Jadi siapa pun boleh memakai judul yang sama untuk karyanya. Tetapi bila dikaitkan dengan kepentingan ekonomi, judul yang sama akan jadi persoalan. Itulah yang dialami oleh film The Promise produksi Applecros Production yang disutradarai oleh Bambang Drias.

Film yang antara lain dibintangi oleh Duo Virgin, Dara dan Mitha ini terpaksa harus ngalah masuk bioskop, karena ada dua film lain yang menggunakan kata promise sebagai judul. Yang pertama film Pinky Promise produksi MP Pro Pictures yang disutradarai oleh Guntur Suharyanto, dan kedua berjudul Promise produksi Screenplay, dengan sutradara Asep Kusdinar.

“Sebenarnya kita harus main tahun 2016 karena ada dua film lain yang memakai judul promise, pihak bioskop lalu menyarankan agar kita mundur saja. Ya kita terpaksa ngalah, walau pun kita sebenarnya dirugikan,” kata Bambang Drias usai pemutaran trailer film tersebut di sebuah kafe di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Rabu (25/1).

Menurut Bambang, dalam pendaftaran film di Lembaga Sensor Film (LSF), The Promise masuk di urutan kedua setelah Pinky Promise, baru setelah itu Promise produksi Screenplay. Namun karena yang menjadi saingannya berasal dari grup perusahaan besar, The Promise masuk belakangan.

The Promise rencananya akan masuk bioskop mulai 2 Februari 2017. Film bergenre horor ini sebelumnya sudah tampil di ajang Bali International Film Festival (Balinale), akhir September 2016. Di Balinale film ini melakukan sesi world premiere dan mendapat sambutan dari penonton.

The Promise yang diangkat dari cerita dan skenario karya Alim Sudio, dibintangi oleh Duo Virgin – Dara dan Mitha – Ferly Putra, Tistha Niurma dan Marcia Pohan. Film ini mengisahkan tentang penyiar radio  (Mitha), yang memiliki penggemar Dara dan Wanda. Suatu hari Riri ditemukan tewas terbunuh di rumahnya. Pengungkapan siapa pembunuhnya itu menjadi bagian yang sangat menarik dalam film ini. ***

Share This: