Tips Menjadi Ibu Tangguh Dari Dian Sastrowardoyo

_

Tantangan ke depan bagi generasi yang lahir saat ini semakin berat. Kesulitan air, kesehatan dan lingkungan akan menjadi persoalan berat yang mungkin dihadapi.

Untuk menghadapi jaman yang semakin keras, manusia harus memiliki mental yang kuat, skill dan moral yang baik. Untuk menghasilkan generasi seperti itu tentu dari orang tua, terutama ibu yang tangguh.

“Mungkin tantangan yang dihadapi anak-anak kita ke depan akan berbeda dengan saat ini. Mungkin akan lebih keras. Karena itu harus kita siapkan anak-anak kita sebaik mungkin,” kata artis peran Dian Sastrowardoyo, ketika bertemu dengan wartawan dan sejumlah ibu di Gandaria City Jakarta, Sabtu (18/8/2017) siang.

Dian Sastrowardoyo dan Ibu Fatimah. (Foto: HW)

Diandra Paramitha Sastrowardoyo, kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982, memiliki 2 anak hasil perkawinannya dengan Maulana Indraguna Sutowo. Anak pertama Syailendra sebentar lagi masuk sekolah, dan adiknya Isyana yang terpaut 2 tahun.

Meski pun suaminya datang dari kalangan berada, Dian dan suaminya tidak mendidik anak-anak mereka dengan manja. Anak-anaknya diajar untuk memhami bahwa hidup itu harus diperjuangkan, tidak bisa mendapatkan sesuatu dengan mudah.

Jika Dian pergi syuting, harus meninggalkan anak-anaknya, dia mengatakan kepada mereka bahwa ibu harus mencari uang untuk membeli kebutuhan hidup.

“Kadang anak saya tanya, kenapa saya harus pergi kerja. Saya bilang, ibu harus kerja untuk mendapatkan uang, supaya bisa membeli apa yang kita butuhkan. Makanan harus dibeli, pakaian harus dibeli, sehingga mereka mengerti,” tutur Dian.

Dalam mendidik anak, peranan suami juga penting. Suami-istri harus mengetahui dan memahami apa yang dilakukan pasangannya. “Misalnya saya memarahi anak karena dia bandel, saya akan bilang pada suami, sehingga suami tahu mengapa saya mengambil tindakan itu,” papar pemeran film Kartini ini.

Dian juga mengajarkan anaknya untuk bersikap toleran dengan orang lain, juga etika di tempat umum.

“Kalau kita mau naik lift di mal, saya minta anak saya untuk memberi kesempatan orang yang ke luar dulu. Pernah Syailendra nyerobot masuk, sementara orang yang di dalam lift belum ke luar. Setelah kita ke luar lift saya ajak bicara baik-baik agar mendahulukan orang yang turun. Sebab kalau kita memaksa masuk, bagaimana orang itu bisa ke luar,” kata Dian pemeran utama film Ada Apa Dengan Cinta ini.

Dian sendiri dididik untuk disiplin sejak kecil. Ketika kecil ibunya yang seorang diplomat mewajibkan Dian untuk membaca satu buku setiap minggu, lalu membuat resume. Hasilnya, Dian menjadi anak yang cerdas, disiplin dan tangguh. Ia sukses dalam pendidikan dan kerier.

Selain Dian Sastro, acaran “Ibu Tangguh” juga dihadiri oleh Ibu Fatimah, seorang pejuang yang juga dikenal sebagai ibu tangguh.

Share This: