Ulang Tahun Keempat, I.Ki Persiapkan Album Ke-3

_

Bertepatan dengan hari Pahlawan 10 November 2019, Komunitas Musisi Penyanyi Indonesia Kita (I.Ki) merayakan ulang tahun keempat. Acara sederhana diselenggarakan di markas besar mereka di Kavling Polri Blok D, Ragunan Jakarta Selatan.

Selain para personil I.Ki, tampak hadir Ediwan Prabowo (Pelindung), Renny Djajoesman (Ketua Umum), Donny Hardono (Pembina), Keith Rustam (Pembina), Yoel Perry (Ketua Harian), Estu Pradana (Ketua Acara Ulang Tahun ke empat) juga sejumlah anak yatim piatu dari Yayasan Darul Aitam.

Bisa disebut, I.Ki merupakan satu-satunya komunitas musisi dan penyanyi di Indonesia yang lahir atas kebersamaan untuk mengaungkan lagu-Iagu cinta tanah air, kebangsaan dan toleransi atas sesama. Dan lebih sakti lagi, I.Ki mampu membiayai diri dengan cara patungan yang dirogoh dari kantong anggota.

Misalnya untuk kegiatan I.Ki Peduli (sebuah kegiatan kepedulian untuk membantu sesama) dibutuhkan dana Rp 15 juta.

“Teman-teman saya minta patungan Rp 100 ribu per orang. Kurangnya saya kontak Mas Keith Rustam juga Mas Donny Hardono untuk bantu menutupi,” ujar Renny salah satu penggagas I.Ki di tengah acara ulang tahun (10/11).

Dalam pengamatan Renny, I.Ki memang telah berkembang menjadi salah satu komunitas musisi di Indonesia yang paling guyub rasa persaudaraannya.

Renny memberi contoh, dalam memperingati ulang tahun di tengah masa keprihatinan ini, “para personil I.Ki bergotong-royong bikin acara selamatan. Mengumpulkan uang, membawa bekal makanan untuk disantap bersama-sama. Saya bangga sekaligus terharu dengan I.Ki,” ungkap Renny.

Sepanjang empat tahun berdiri, I.Ki berhasil mengeluarkan 2 album, yakni Indonesia Kita (2016) dan Kebersamaan ‘Bangkit Indonesia’ (2018]. “Lewat album kedua, I.Ki menang memperoleh penghargaan AMI Award untuk kategori Album Rock Terbaik,” kata Renny

Karya yang Berjiwa Nasionalis

Renny menyebut, jiwa dari para personil I.Ki sangat nasionalis. “Sehingga ini berpengaruh pada karya lagu yang dihasilkan, yang sangat bernuansakan kebangsaan,” ungkap Renny menyebut lagu “Indonesia Kita” (termuat di album pertama karya Jelly Tobing), juga lagu “Asap” (Amiroez lirik Renny Djajoesman dan Damhuri ), “Kita Adalah Satu” Sylvia Saartje/Amiroez) sebagai contoh.

Nafas lagu kebangsaan memang menjadi ciri kuat dalam karya penciptaan I.Ki. “terlebih sejak muncul pertama kali dulu, I.Ki juga membuat theme song “Bela Negara” untuk Kementerian Pertahanan,” ungkap Renny Djajoesman,

Menurut Renny, awalnya I.Ki dibangun oleh beberapa musisi senior, atas inisiatif Renny Djajoesman dan drummer Rere, lalu mengontak Jelly Tobing, Sylvia Saartje dan semakin berkembang. Mengumpulkan banyak musisi pernyanyi senior yang didominasi musisi rock.

Perjalanan membawa I.Ki didukung oleh banyak musisi dari lintas genre music (rock, pop, reggae, jazz), juga lintas usia (Riffy Putri, Damon Koeswoyo, Che Cupumanik dan lain-lain), dan lintas kota (Jakarta, Malang, Surabaya, Bandung).

I.Ki terus bergerak. Organisasi yang kini berjumlah 109 anggota itu, diakui Renny mengalami pasang surut jumlah anggota.

“Memang ada penurunan, tapi ada juga kenaikan. Keluar masuk. Saya tidak perlu sebutkan namanya, karena dia sangat poupler. Dia keluar dan masuk lagi, bahkan dengan masuk lagi sebagai anggota, dia merasakan betul di dalam I.Ki ada unsur kekeluargaan yang kuat, yang auranya tidak ditemukan di tempat lain!” lanjut Renny

Dalam menjaga keguyuban, Renny mengaku menanamkan rasa persaudaraan dan menghargai perbedaan, serta tetap harus bersatu dan bersaudara walau berbeda

Bikin Album Baru dan Gelar Konser Tribute

Sebagai komunitas, I.Ki terus bergerak. Saat ini, mereka telah menyelesaikan single 3 lagu sekaligus mempersiapkan pembuatan album ke 3 yang akan diproduksi DSS.

Rencana besar lain, I.Ki akan membuat acara bertajuk “Tribute to..” yang akan ditayangkan di TVRI . “Tribute ini untuk sejumlah nama besar di musik Indonesia, antara lain to Koes Plus, Panbers, D’Llyod dan lain-lain. Shooting dimulai pertengahan November hingga tahun depan,” ungkap Renny.

 

Share This: