Viola Harahap: Lagu Ini Saya Persembahkan Untuk Mama.”

_

Nasib manusia memang tiada yang tahu di dunia ini. Sedih dan bahagia silih berganti. Begitulah yang dialami oleh Viola br Harahap. Dia pernah mengalami saat paling terpuruk dalam hidupnya, ketika rumahtangganya berantakan.

Tetapi Viola berusaha bangkit. Berawal dari seorang model klni masuk ke dunia tank suara dan fllm. Jalan itu diakuinya tak lepas dari jasa Heri Tanjung, produser yang rodusernya.

“Bang Heri banyak membimbing aku dalam dunia tarik suara. Dia bisa memberikan lagu yang sesuai dengan karakter vokal saya dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang saya miliki,” kata Viola ketika ditemui di Park Apartemen, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Dalam proyek rekaman perdananya, Heri Tanjung mengajak Viola rekaman sebuah single berjudul “Sepertiga Malam”. Single tersebut memang dlrancang unluk karakter vokal Viola.

“Dengan konsep musik pop masa kini membawa single Sepertiga Malam menjdi sebuah karya seni yang berkualltas. Perlu Anda tahu Juga, bahwa Iagu Ini sudah terpilih menjadl oroginal soundtrack sebuah film layar lebar, berjudul Ibadah Cinta,” kata sang produser.

 

Selain karakter suara yang dlmilikmya, sebagal modalnya untuk berkecimpung dunia musik lndonesia, wanita muda cantikk kelahlran Jakarta, 17 Mel 1991, ini juga punya gaya bicara yang Iembut. santun tutur katanya. hingga membuat Viola sangat mudah dan cepat menank petsahabatan dengan siapa pun.

“Kecantakan wajah bukan segatanya, namun kemampuan bernyanyi dan komunikasi harus menjadi hal terpenting dalam sosok seorang entertainer,” sergah Heri Tanjung.

Pemahaman Imlah yang dianutnya hnngga Ia blsa menlad: sepeni sekarang. Tldak heran kalau dalam tempo relatlf slngkat fans atau penggemar Viola tersebar dl seluruh pelosok tanah air lewat berbagai media sosial.

Viola bersyukur dipercaya membawakan single ini. Lagu ini menurutnya dipersembahkan untuk sang bunda yang telah tiada.

“Dulu waktu mama masih hidup, dia ingin melihat aku jadi penyanyi. Sekarang kesampaian, tetapi mama sudah tida ada,” kata Viola dengan mata berkaca-kaca. “Jadi lagu ini saya persembahkan untuk mama.”

Share This: