Wartawan Senior Bens Leo & Gemas Bagikan Sembako Plus Masker

_

Wartawan senior Bens Leo beserta keluarga besarnya, Hadi Soewandito, memberikan bantuan sembako beserta masker kepada masyarakat di seputar Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang.

Bersama Bens Leo, ikut berpartisipasi  Komunitas Pensiunan Dokter, Komunitas Warga Abu Dhabi, Hendra Lie dan Neisya dari *Gerakan Mamakai Masker* (Gemas).

Bantuan masker yang terdapat dalam paket sembako tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas dalam memerangi pandemi virus Corona (Covid-19).

Saat menyerahkan bantuan kepada petugas pengangkut sampah di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Bens Leo mengatakan, selain memberikan sembako, masker juga diberikan, sebagai upaya bergerak bersama dalam mencegah penularan virus Corona.

“Kita wajib patuh mengikuti anjuran pemerinta menggunakan masker. Ini salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Bens Leo, Rabu, (15/4/2020).

Menurut Bens, petugas pengangkut sampah, juga para driver ojol, merupakan orang-orang yang rentan terjangkit Covid-19, karena setiap hari mereka berinteraksi dalam jarak dekat dengan banyak orang.

“Di sisi lain karena jenis pekerjaan dan kebutuhan perut, mereka tidak mungkin hanya tinggal di rumah saja,” ungkap Bens.

Untuk mendapatkan masker, saat ini tidak sulit lagi,  karena Gemas tengah gencar membagikan masker kain secara gratis ke seluruh wilayah di Indonesia.

Untuk mendapatkan masker kain gratis ini cukup mengirikman pesan lewat whatsapp di nomor *0813-1920-0030* dan ikuti instruksi yang diberikan termasuk Follow *IG @gemas.official*

“Dengan secara bersama-sama bersatu dan disiplin menggunakan masker, Indonesia pasti bisa melalui semua cobaan besar yang terngah melanda di seluruh dunia ini,” pungkas Bens yang bersama sejumlah wartawan dari xposeindonesia.com, saat menyerahkan santunan secara langsung kepada masyarakat.

Mereka yang mendapat bantuan di antaranya penjual kerupuk, penyandang tuna netra, seorang lelaki tua penyandang disanilitas, kuli penggali tanah, dan seorang nenek yang tidak keluarga.

Share This: