Wartawan Senior Pertanyakan Pemakaian Foto Karyanya Tanpa Ijin, Oleh Falcon Pictures.

Foto Warkop DKI yang dipersoalkan. (Foto: Ist)
_

Wartawan senior hiburan senior Amazon Dalimunthe Tba, mempertanyakan foto karyanya yang digunakan dalam film “Warkop DKI Reborn” produksi Falcon Pictures.

Amazon Dalimunthe (kanan) dan Fitra Romadoni Nasution. (Ist.)

Dalam keterangan tertulisnya yang diberikan kepada wartawan, Amazon menegaskan bahwa foto tiga personil asli Warkop DKI yang muncul dalam film produksi Falcon tersebut, selama ini belum pernah diberikan kepada siapapun hak ciptanya.

“Aku ingat betul foto itu memang aku yang buat pada tahun 90-an, ketika menghadiri acara, “Mengenang Lagu Lagu Almarhum Nahum Situmorang, di kawasan Senayan,” katanya.

Menurut wartawan yang pernah mengabdi di Harian Terbit, infotainment Kabar-Kabari dan beberapa media online itu, dirinya mengetahui fotonya dipakai di film, ketika dia menyaksikan film “Warkop Reborn” di Teater-2 Blok M Square, pada pukul 17.30, 12 September lalu.

Pada pembukaan film, ada beberapa foto Warkop DKI dan salah satunya adalah foto karyanya. Foto muncul sebanyak dua kali.

Pada tanggal 18 September ia menghubungi produser Warkop Rebon-3 Federicka, melalui pesan WA, tetapi tidak ada balasan. Esoknya pukul 09.10 kembali ia mengirim pesan kepada Federica dan dijawab pada pukul 10.30, yang mengatakan “tim akan memfollow-up masalah tersebut”.

Pukul 16.00, dia menerima telepon dari Ody M. Hidayat dari Max Pictures. Ody mengatakan siap memediasi masalah tersebut.

Tanggal 23 September sore Ody mengundang Amazon ke kantornya, dan mendiskusikan persoalan yang timbul. Ody bersedia menyampaikan ke Falcon Pictures, termasuk tuntutan yang disampaikan Amazon.

Tanggal 24 Amazon kembali berkomunikasi dengan Ody, dan ia mendapat jawaban Falcon merasa tidak bersalah dan siap menempuh jalur hukum.

“Saya sih berharap hak saya bisa dihormati. Tapi kalau Falcon bekeras menempuh jalur hukum, biar pengacara saya yang akan mengurus masalah ini,” kata Amazon yang menggunakan jasa pengacara Fitra Romadoni Nasution menjadi kuasa hukumnya.

Share This: