Yanti Yaseer dan Komunitas “Happy Trip Mother” Bantu Pengungsi Gunung Mas

_

Dampak perubahan cuaca yang cukup ekstrim, bencana alam terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya adalah banjir bandang di Gunung Mas Cisarua, Bogor yang menyebabkan kerusakan rumah dan lingkungan.

Banjir bandang yang terjadi pada Selasa, 19 Januari tersebut menyebabkan tiga jembatan mengalami kerusakan. Satu di antaranya hanyut terbawa banjir.

Empat rumah di Gunung Mas Puncak juga mengalami kerusakan. Satu rusak berat, sementara sisanya rusak ringan. Ada pula satu warung yang rusak. Akses jalan penghubung ke Rawadulang rusak berat, dan fasilitas agrowisata camping ground rusak dan terendam lumpur.

Warga yang menjadi korban sebagian tinggal di pengungsian. Tempat pengungsian itu, antara lain di Pondok Gunung Mas yang menampung 48 KK dengan 223 jiwa, di Rawadulang yang menampung 8 KK dengan 33 jiwa, pos pengungsian Cirohani menampung 2 KK dengan 15 jiwa, penampungan di Kampung Pensiunan dengan 111 KK dan 416 jiwa, serta pos pengungsian di Kampung Citeko yang menampung 11 KK dan 30 jiwa.

Melihat penderitaan yang dialami oleh para pengungsi, Komunitas Arisan Happy Trip Mother, Bogor, mengadakan bakti sosial dengan beberapa ratusan nasi box.

Kedatangan komunitas ini tentu saja disambut dengan gembira, karena ikut membantu meringankan beban pengungsi.

“Kami senanglah pak, namanya dibantu. Alhamdulillah ini bisa mengurangi beban kami. Ya namanya di pengungsian, kami kan tidak bisa menyiapkan kebutuhan sendiri. Mau masak juga kan alat-alatnya terbatas,” kata seorang wanita paruh baya yang ikut mengungsi bersama keluarganya.

Bantuan makanan dari Komunitas Arisan Happy Trip Mother, diserahkan langsung oleh anggota Komunitas, yang terdiri dari artis film dan sinetron Yanti Yaseer, Dede Sutinah, Neneng Taryati , Ny. Dido Sudarman , dan Ny. Nungky.

Bantuan diberikan kepada para pengungsi yang ada di Gunung Nas Pondokan,  dan di Kampung Pensiunan. Masyarakat terlihat antusias menerima bantuan.

“Harapan saya semoga mereka semua di berikan ketabahan menghadapi musibah ini. Kami juga berharap semoga semua tempat tinggal mereka  yang sedang diperbaiki cepat rampung, agar mereka bisa cepat kembali kerumah masing masing,dan bisa beraktifitas kembali,” tutur Yanti Yaseer.

Atas nama Komunitas tempatnya bergabung, Yanti meminta agar tetap harus waspada,  karena kita tidak pernah tahu kapan musibah akan datang.

“Sebagai warga masyarakat  kota bogor saya berterima kasih juga pada seluruh jajararan pemerintahan maupun masyarakat yg sudah terlibat langsung membantu  para korban. Baik dari  TNI,  Polri, Basarnas, Tagana , RAPI, Orari maupun lain yg tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” kata Yanti Yaseer.

Foto-foto Istimewa.

Yanti Yaseer (48 tahun) selama ini dikenal sebagai artis yang cukup peduli dengan musibah yang dialami masyarakat. Bersama rekan-rekan artisnya dia beberapa kali mendatangi lokasi pengungsian akibat masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam. Salah satunya mendatangi lokasi pengungsian korban longsong di Sumedang, Jawa Barat, tiga tahun lalu.

Sementara itu karier isteri Pengacara Edy Triyono Sumartadi ini di dunia akting juga cukup lancar. Dia telah membintangi puluhan sinetron, baik serial maupun FTV dan beberapa judul layar lebar. Saat ini Yanti tengah bersiap-siap membintangi sinetron terbaru, setelah menyelesaikan syuting tayangan “Gado Gado Demokrasi” di TVRI.

“Alhamdulillah, masih ada kegiatan di dunia akting. Waktunya aja dibagi-bagi sekarang mah. Selain suami, masih ada anak yang perlu diperhatikan meskipun semuanya sudah dewasa,” kata ibu 4 anak dan 1 cucu ini.

Share This: